" TITIK PEKA
Loading...

Memuat...

Sejarah Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

sejarah
Berdirinya Pimpinan Komisariat (PK) IPNU IPPNU Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) dipelopori oleh sekelompok mahasiswa NU aktif di kampus UNWAHA (salah satunya ketua pertama) yang memiliki keresahan akan minimnya wadah kaderisasi formal di lingkungan perguruan tinggi. Gagasan ini muncul sekitar tahun 2017 sebagai jawaban atas kebutuhan mahasiswa NU untuk memiliki ruang belajar, berproses, sekaligus meneguhkan nilai-nilai Aswaja an-Nahdliyah. foto1 Misi awal dari pembentukan PK IPNU IPPNU UNWAHA adalah menumbuhkan kultur NU di lingkungan kampus sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya memahami sejarah perjuangan NU. Hal ini lahir dari kenyataan bahwa pada masa itu banyak mahasiswa yang masih kurang mengenal tradisi, nilai, dan perjalanan sejarah NU. Karena itu, kehadiran PK IPNU IPPNU UNWAHA diniatkan sebagai sarana kaderisasi yang mampu memperkuat identitas ke-NU-an, serta menghubungkan mahasiswa dengan akar sejarah dan khazanah keilmuan NU. Dengan dukungan dari PC IPNU IPPNU Jombang dan wakil rektor bidang kemahasiswaan pada saat itu, PK IPNU IPPNU UNWAHA resmi berdiri pada 12 Maret 2017. Kepengurusan pertama yang dipimpin oleh rekan Abdurrahman (Ketua IPNU) dan rekanita Titin (Ketua IPPNU) menjadi tonggak awal perjalanan organisasi ini di lingkungan kampus. foto2 Kegiatan perdana berupa ziarah ke makam KH. A. Wahab Hasbullah menjadi langkah awal dalam meneguhkan peran PK IPNU IPPNU UNWAHA sebagai wadah kaderisasi. Sejak saat itu, organisasi ini terus berkembang dan melaksanakan berbagai kegiatan intelektual, sosial, maupun keagamaan, sehingga menjadi ruang aktualisasi bagi mahasiswa NU di UNWAHA. Harapan para pendiri, PK IPNU IPPNU UNWAHA tidak hanya sekadar menjadi organisasi formal, melainkan juga menjadi kawah candradimuka bagi kader muda NU di kampus. Dengan bekal ilmu, akhlak, dan semangat juang yang tinggi, kader-kader yang lahir dari organisasi ini diharapkan senantiasa setia pada nilai-nilai Aswaja serta siap mengabdi untuk agama, bangsa, dan masyarakat. foto3