Puisi 'Paradigma-ku'
31 Oct 2025
Latifatus Zahro
Karya Tulis
'PARADIGMA-KU'
di antara gugur bayang yang menolak terang,
di antara sunyi yang menelan gema,
aku berdiri menjadi asing bagi nafasku sendiri.
saat waktu terlipat di antara denyut kenangan,
aku mencatat luka dengan tinta yang menolak kering,
menyembunyikan dusta di balik doa yang retak.
ketika kata-kata menjelma labirin, dan
aku tersesat di dalam kalimat yang kusebut penyesalan.
Maka biarlah semesta menulis ulang aku,
sebagai noktah di antara jeda,
menyapa sepi seolah ia rumah yang abadi
di antara gugur bayang yang menolak terang,
di antara sunyi yang menelan gema,
aku berdiri menjadi asing bagi nafasku sendiri.
saat waktu terlipat di antara denyut kenangan,
aku mencatat luka dengan tinta yang menolak kering,
menyembunyikan dusta di balik doa yang retak.
ketika kata-kata menjelma labirin, dan
aku tersesat di dalam kalimat yang kusebut penyesalan.
Maka biarlah semesta menulis ulang aku,
sebagai noktah di antara jeda,
menyapa sepi seolah ia rumah yang abadi